Latest Post
Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts

Keindahan Lombok Surga Tersembunyi

Written By Playup_Media on Thursday, January 23, 2014 | 9:28 AM

Lombok pulau yang unik berbentuk bulat dan mempunyai ekor kecil dengan luas mencapai 5.435 km², menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Tidak hanya itu saja yang menjadikan pulau ini memiliki daya tarik dari tempat wisatanya yang kerap di anggap surga tersembunyi, ada 4 tempat yang akan membuat Anda berdecak kagum. Lombok bukan hanya Senggigi dan Gili Trawangan.

Tujuan wisata yang belum banyak diketahui orang. Anda mungkin sudah mengenal Lombok dari pantai Senggigi atau Gili Trawangan yang terkenal. Namun, Anda tidak bisa merasa telah benar-benar mengunjungi pulau ini karena Lombok masih memiliki banyak destinasi wisata yang akan membuat Anda kagum. Kali ini TalkMen akan menunjukkan empat di antaranya.

Pink Beach, Lombok Tengah What´s so special about this place: Pulau Komodo, selain tersohor dengan binatang komodonya, juga terkenal dengan pantainya yang memiliki pasir berwarna pink atau yang disebut dengan pink beach. Namun apakah pink beach hanya ada di Komodo? Ternyata Lombok juga memilikinya.


 
Selain pasir pink, batuan karang yang terukir indah menjadi daya tarik pantai ini.
Terletak di Lombok bagian timur, pink beach memang benar-benar berwarna pink. Pasir halusnya terlihat menakjubkan karena warna yang unik ini. Pemandangannya pun tidak kalah hebat. Anda akan terbawa aura film The Beach yang dibintangi Leonardo DiCaprio setelah memasuki daerah ini (tanpa ladang ganja tentunya), karena Anda akan melewati medan yang berat sebelum dapat menikmati seni terpendam dari salah satu koleksi lukisan Tuhan.

How to get there: Anda dapat menempuh rute Mataram - Cakranegara - Kediri - Praya - Mujur - Ganti - Sukaraja - Jerowaru - Pemongkong - Pantai Tangsi dengan menggunakan sepeda motor atau mobil sewaan, karena transportasi belum memadai disini. Kencangkan sabuk pengaman Anda, cause it´s gonna be a bumpy ride. Perhatikan jalan yang Anda lewati dan sering-sering lah bertanya pada warga sekitar, karena pantai ini cukup sulit ditemukan jika Anda pertama kali mengunjunginya.

Gili Nanggu, Lombok Barat
What’s so special about this place: Mungkin Anda sudah sering mendengar tiga pulau kecil bernama Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Yang paling terkenal adalah Trawangan, karena party-nya yang meriah. Namun jika Anda penikmat private island dengan pemandangan pantai yang mengagumkan, Gili Nanggu adalah jawabannya. Anda bisa menikmati diving, snorkeling, bermain kano, memberi makan ikan-ikan jinak, dan mengunjungi penangkaran penyu. Suasana pulau yang masih sepi dan alami menambah tenangnya liburan Anda. Sounds pretty romantic, right?
Air laut yang jernih di Gili Nanggu memang sangat menggoda.
How to get there: Rute terfavorit adalah Mataram - Sekotong yang dapat ditempuh selama 1,5 jam dengan mobil atau sepeda motor. Anda cukup mengarah ke Sekotong Barat dan hingga menemukan pelabuhan Tawun dan menyeberang menggunakan perahu selama 15 menit. Untuk penginapan, Anda dapat menemukan Gili Nanggu Cottages dan Bungalows di tengah pulau dan merupakan satu-satunya penginapan dengan berbagai tariff. Kelas Standard sekitar Rp. 210.000,- s/d Rp. 240.000,-, Sea View Rp. 220.000,- s/d Rp.250.000,- dan Bungalow Rp. 320.000,- s/d Rp.350.000,- (single-double).


Bukit Malimbu, Lombok Barat
What’s so special about this place: Dua view bergabung sekaligus di tempat ini - perbukitan dan pantai. Bukit Malimbu cukup terkenal di Lombok, namun tidak banyak di expose di kalangan wisatawan Indonesia. Jika Anda hendak mengunjungi Trawangan, Anda otomatis akan melewati daerah ini dengan menempuh jalur pantai Senggigi yang terkenal.
Pemandangan menakjubkan aerial view Bukit Malimbu.
Bukit Malimbu menawarkan pemandangan eksotis pantai dan bukit. Anda bahkan dapat menikmati tiga gili yang terkenal dari tempat yang menjadi spot hunting favorit para fotografer ini.  Sunset dapat dinikmati dengan santai disini. Jangan lupa memesan jagung bakar yang ada di sekitar Bukit Malimbu yang menawan.

How to get there: Dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih setengah jam dari Mataram menuju ke arah pantai Senggigi, Anda dapat menemukan Bukit Malimbu dengan mudah. Transportasi umum pun tersedia disini. Malimbu terbagi dua, menawarkan pemandangan berbeda namun keduanya sama-sama menakjubkan.

Pantai Mandalika (Kuta), Lombok Tengah
What’s so special about this place: Jumlah wisatawan yang memberi keluhan tentang kurang bersih dan makin ramainya pantai Kuta Bali membuat pantai ini tidak menarik lagi. Namun Lombok juga memiliki pantai dengan nama serupa, namun dengan keadaan yang berbeda.


Cuaca cerah di Lombok menambah keindahan Pantai Mandalika.
Pantai Kuta diambil dari nama desa di Lombok Tengah, desa Kuta. Saat ini namanya telah resmi diubah menjadi pantai Mandalika. Pantai ini tidak seramai dan lebih bersih dari Kuta Bali.  Pemandangan pantai Mandalika sangat indah dengan pasir putih, air yang biru dan jernih serta kumpulan karang yang membentuk bukit kecil.

How to get there: Rute yang paling sering digunakan adalah Mataram - By Pass BIL - Bandara Internasional Lombok (BIL) - Kuta dengan waktu tempuh 1,5 jam. Jika Anda terpesona dengan pemandangan pantai Mandalika dan ingin tinggal lebih lama, beberapa hotel dan resort tersedia disini.

Banyaknya keindahan yang di berikan di pulau lombok, bagi anda yang ingin menikmati bulan madu dengan keindahan alam yang menakjubkan tidak perlu jauh hingga ke luar negri namun di indonesia masih banyak tempat yang indah namun belum tereksplor, dana kalaupun anda sudah pernah berjunkung share pengalamannya asik juga loh.

Ini kata pemerintah, terkait maraknya penipuan kepada wisatawan

Written By Unknown on Monday, February 4, 2013 | 10:46 AM



Saat sebuah destinasi wisata menjadi favorit, takkan habis wisatawan mendatangi kawasan tersebut. Sayangnya, ada saja oknum yang ingin menipu dan memeras para turis. Apa imbauan dari pemerintah dan polisi mengenai hal ini?

Dirjen Promosi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), M Farid, memiliki beberapa imbauan dan tips untuk menghindari penipuan di destinasi wisata. Hal yang utama adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya.

"Saat ini, sangat mudah mendapatkan informasi mengenai sebuah destinasi dari berbagai sumber. Gunakan informasi tersebut untuk mengetahui keadaan tujuan wisata," tutur Farid.

Internet, buku, forum dan media bisa jadi sumber informasi destinasi liburan Anda. Dengan mengumpulkan informasi yang lengkap, Anda pun bisa menghindari penipuan yang mungkin bisa menimpa. Selain itu, menurut Farid, ada baiknya Anda banyak berinteraksi dengan penduduk setempat.

Interaksi bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai destinasi itu. Tapi jangan asal percaya dengan orang yang Anda temui. Perhatikan gerak-gerik dan tutur orang itu dengan seksama. Jika meyakinkan, Anda bisa percaya dengan orang tersebut.

Saat ingin menggunakan jasa pemandu wisata, pilihlah yang resmi. Farid menambahkan, cek kembali operator tur yang akan Anda pilih dan juga cek kembali orang yang akan menjadi pemandu Anda.

"Hotel dan penginapan juga menyediakan jasa pemandu yang bisa digunakan," ujar Farid.

Pihak kepolisian di Bali, sebagai destinasi wisata utama, juga punya imbauan untuk para wisatawan. Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hariadi, selalu ada imbauan polisi yang disampaikan melalui radio, agar berhati-hati terhadap penipuan.

Selain berhati-hati, wisatawan juga diimbau untuk tidak ragu melapor ke polisi saat terkena penipuan.

"Silahkan melapor ke polisi terdekat, kantor polisi atau polisi yang patroli terkait masalah penipuan," kata Hariadi kepada detikTravel.

Bali punya polisi wisata yang bertugas memudahkan turis dan memberikan pelayanan untuk para pelancong. Semua polisi wisata bertugas rutin setiap hari di spot-spot wisata yang ramai didatangi turis. Beberapa spot yang dijaga polisi adalah Kuta, Nusa Dua, juga Ubud. Jika terkena penipuan dan melihat polisi wisata di dekat Anda, pun bisa langsung melapor kepada mereka.

Inilah 'Gudang Senjata' di Bogor








Siapa sangka, Bogor ternyata punya 'gudang senjata'. Mulai dari samurai, bambu runcing, pistol, senapan laras panjang, hingga meriam, dapat Anda lihat dari dekat. Tidak percaya? Datanglah ke Museum Perjuangan dan buktikan sendiri.

Tidak jauh dari Jakarta, Bogor di Jawa Barat adalah eskapisme traveler dari ibukota dan wilayah sekitarnya. Cuaca yang sejuk menyambut kedatangan Anda setibanya di Bogor. detikTravel berkesempatan mengunjungi Kota Hujan ini beberapa waktu lalu.

Untuk urusan traveling, Bogor punya banyak destinasi yang menarik. Salah satunya adalah Museum Perjuangan di Jl Merdeka nomor 56, dekat dengan Pusat Grosir Bogor (PGB) dan Terminal Merdeka. Di museum, Anda akan melihat berbagai jenis koleksi senjata seperti bambu runcing, samurai, hingga meriam.

"Museum ini menyimpan koleksi revolusi fisik yang berlangsung pada tahun 1945-1940. Ada senjata yang digunakan oleh laskar rakyat, seperti pedang, bambu, dan ada juga koleksi lain seperti meriam," kata Mahrup, pemandu museum.





Mahrup pun membeberkan sejarah dari Museum Perjuangan ini. Dia mengungkapkan, museum ini berbeda dari museum lainnya karena merupakan gedung tua. "Dulunya gedung ini digunakan oleh Belanda sebagai gudang rempah-rempah, lalu tahun 1944 diambil Jepang. Kemudian tahun 1945 dijadikan sebagai balai rakyat untuk ketahanan kota dan kabupaten, lalu sempat dikosongkan selama dua tahun," ungkapnya.

"Setelah itu, museum ini telah ada sejak tanggal 10 November 1957 dan diresmikan tanggal 15 November 1958," tambah Mahrup.

Harga tiket masuk museum dengan dua lantai ini cukup Rp 3.000 saja dan buka setiap hari. Memasuki bagian depan museum, Anda akan disambut oleh senapan bidik laras panjang. Di kanan dan kirinya, juga ada meriam dan koleksi pistol dengan beragam jenis. Asyiknya, ada penjelasan yang lengkap di senjata-senjata tersebut.

"Ini museum tertua dan paling komplit di Indonesia versi museum juang. Serta, menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Bogor dalam mengusir para penjajah," ujar Mahrup menjelaskan.

Tidak hanya senjata saja, pengetahuan tentang sejarah perlawanan Indonesia terhadap Belanda pun ada di sini. Anda bisa mempelajari sejarah dari manuskrip tentang perjuangan rakyat Indonesia. Selain itu, ada juga mata uang Indonesia di zaman dulu, foto-foto para pahlawan dan pakaian-pakaian tentara Indonesia.

"Museum ini sering didatangi wisatawan dari Jakarta dan juga anak-anak sekolah. Di lantai atas, kita juga sering memutar film dokumenter," kata Mahrup yang menggenakan kemeja biru.

Pasar Paling Berbahaya di Dunia

Written By Unknown on Thursday, January 3, 2013 | 1:56 PM

Tentu kalian semua sudah pernah kepasar kan.
tapi saya yakin pasar yang kalian datangi tidak seperti pasar berikut ini.
yuk langsung aja kita lihat pasar paling berbahaya di Dunia.

Samut Songkhram -
Sekilas, Pasar Maeklong di Thailand terlihat sama seperti pasar tradisional lainnya, menjual buah dan sayuran. Tapi ternyata, pasar ini adalah yang paling berbahaya di dunia. Bayangkan, lapak dagangannya cuma 2 cm dari rel kereta.

Pasar Maeklong atau yang juga biasa dikenal dengan nama Pasar Kereta Api Maeklong adalah pasar tradisional di Samut Songkhram, Thailand. Pasar ini dikenal sebagai yang paling berbahaya di dunia. Bukan karena barang yang dijualnya, tapi karena lokasinya yang sangat dekat dengan rel kereta api.

Jika biasanya pasar hanya mengambil lahan di bantaran rel, sekitar 5-10 meter dari rel, tapi pasar ini cuma butuh 2 meter untuk menggelar lapaknya. Bukan hanya itu, pedagang di sini juga mendirikan tenda hingga ke tengah rel. Lalu, bagaimana jika kereta datang?

Seperti yang detikTravel lihat dari situs Migrationology, Kamis (3/1/2013), Pasar Maeklong seperti akan 'membeku' saat kereta datang. Para pedangang dan pembeli seakan sudah lihai dengan semua itu. Begitu sirine berbunyi tanda kereta akan datang, semua bersiap. Para pembeli akan melipir ke tempat paling aman yang jauh dari kereta. Sedangkan pedagang akan merapihkan tenda mereka.

Uniknya, tenda yang mereka buat memang sengaja didesain untuk bisa dilipat. Mereka hanya perlu menggotong tiang tenda jauh dari rel. Sedangkan barang dagangannya tidak ada yang disingkirkan.

Kereta akan berjalan pelan, sekitar 15 km/jam. Bagian bawah kereta hampir menyentuh barang dagangan di pasar ini. Para pendagang seakan sudah fasih menaruh barang jualannya agar tidak terkena kereta, walau hanya dengan jarak 2 cm dari rel.

Setelah kereta melintas, para pedagang akan menggelar lagi tenda mereka. Pembeli berdatangan, aktivitas pasar normal kembali. Para pembeli akan menjadikan rel sebagai jalan setapak untuk mereka, berpindah dari toko yang satu ke toko lainnya.

Sebenarnya, sudah berulang kali pemerintah setempat berusaha mengusir para pedangang. Tapi apa boleh buat, penjual di pasar ini mengaku mereka sudah menempati tempat ini lebih dulu jauh sebelum rel dibuat, yaitu pada tahun 1905.

Setiap harinya, pasar ini akan dilalui kereta sebanyak 7 kali. Pagi hari ada 4 kereta yang lewat, dan sisanya siang dan sore hari. Para pedangan seperti sudah hapal dengan jadwal lewatnya kereta. Jadi, mereka sudah siap untuk merapikan tendanya. Apakah Anda berani berbelanja di pasar ini?

ini foto2 dari pasar tersebut :












Sumber : detik
 
Support : TV Series | Ekspresi2nd Kaskus | Satya Kumara
Copyright © 2013. Blog Seorang Pemuda - All Rights Reserved
Template edited by Satya Kumara Published by Blog Seorang Pemuda
Proudly powered by Blogger